Perjalanan
Kamis, 08 Oktober 2015
Perjalanan: Sepenggal Goresan
Perjalanan: Sepenggal Goresan: Ku langkahkan kaki ini Keluar dari rumah Walau berat hati ini untkuk melangkah Meninggalkan Rumah Aku pergi hanya ingin tau arti hidu...
KETERAMPILAN NEGOSIASI
Dengan bekerja sebagai karyawan dan di percaya sebagai ketua umum serikat pekerja di perusahaan saya merupakan suatu Objek bagi para pekerja untuk menyalurkan Aspirasinya dalam, tingkatan hak dan kesejahteran karyawan dan keluarganya.
disini saya kan coba menuliskan dari baerbagai kegiatan Training yang saya dapat dan kegiatan nyata yang saya lakukan.
Sebagai pekerja di perusahaan atau di pabrik dalam menjalankan roda aktivitas perusahaan peran pekerja sangat signifikan. sehingga ada pendapat bahwa pekerja pekerja merupakan aset perusahaan yang harus diperhatikan dan dibina agar kinerja perusahaan dapat tumbuh berkelanjutan, yang pada akhirnya akan memberi manfaat bagi semua pihak. dengan kata lain peran pekerja tidak dapat dipisahkan dari roda kehidupan perusahaan, akan tetapi sering terjadi pembiaran yang dilakukan perusahaan terhadap kesejahteraan hidup para pekerja.
dalam keseharian sering mendapatkan informasi dari berbagai media permasalahan antara pekerja dengan Manajemen Perusahaan, bahkan kadang2 menjurus kepada konflik internal yang berkepanjangan. Kondisi seperti ini sangat tidak kondusif bagi pertumbuhan yang berkelanjutan dari perusahaan dimana para pekerja menggantungkan hidup mereka. Merupakan hal yang bukan rahasia umum, jika terjadinya permasalahan antara Manajemen perusahaan dan pekerja disebabkan oleh perbedaan persepsi dan kepentingan antara Manajemen perusahaan dan pekerja dalam melakukan tugas dan fungsi masing2.
Perbedaan persepsi dan kepentingan tersebut oleh beberapa Faktot antara lain :
1. Adanya jurang komunikasi antara manajemen dan perusahaan.
2. Kurangnya pemahaman terhadap peran masing2 pihak di perusahaan.
3. Sosialisasi dari manjemen perusahaan tentang target kinerja perusahaan tidak optimal.
4. Kurang berperannya Serikat pekerja dalam menindaklanjuti aspirasi pekerja.
5. Adanya tekanan dari Manajemen perusahaan kepada pekerja untuk tidak banyak menuntut hak.
6. Tidak optimalnya sarana untuk mengkomunikasikan aspirasi pekerja, hal dikarenakan kemampuan bernegosiasi para pengurus Serikat Pekerja kurang memadai.
7. Manajemen cenderung menutup diri terhadap tuntutan pekerja terutama masalah upah.
Agar serikat pekerja dapat mewakili aspirasi pekerja, maka pembentukan tim perunding oleh pengurus Serikat Pekerja harus matang dan aspiratif. untuk dapat mencapi hasil yang sesuai dengan harapan pekerja.
Adapun persipan yang sebaiknya dilakukan oleh Serikat Pekerja dan Tim Perunding adalah :
1. persipan Mental, Misalnya pelatihan kesabaran, ketangguhan, keberpihakan kepadan pekerja.
2. Persiapan Intelektual, Penguasai semua hal yang berhubungan dengan ketenagakerjaan.
3. Kemampuan Bernegosiasi, keterampilan berkomubnikasi, kerja sama Tim perunding.
4. Persiapan menyamai persepsi terhadap aspirasi pekerja, tujuan dan target.
5. Persiapan sarana dan prasarana pendukung Tim Perundingan.
6. Pengumpulan, pendataan aspirasi pekerja dan penyusunan kerangka perundingan dan hasil.
Strategi Negosiasi yang tetap dalam menyakinkan pihak "lawan" diyakini akan mendapatkan hasil yang diinginkan oleh semua pihak.
karena berhubungan dengan pemenang dalam negosiasi jika salah dalam menerapkan strategi bernegosiasi maka besar kemungkinan terjadi kebuntuan dalam pembicara, Penyelesaian, masalah, atau komunikasi akan terhambat, yang akhirnya tujuan utama atau Target dari negosiasi tersebut sulit dicapai.
Demikianlah yang dapat saya tulis, tapi saya selalu mengedepankan prinsip damai dalam setiap perselisihan.... atau prinsip Win-Win Solution.. kedua belah pihak merasa Menang.
Terima Kasih.
Perjalanan: Sepenggal Goresan
Perjalanan: Sepenggal Goresan: Ku langkahkan kaki ini Keluar dari rumah Walau berat hati ini untkuk melangkah Meninggalkan Rumah Aku pergi hanya ingin tau arti hidu...
Rabu, 07 Oktober 2015
Sepenggal Goresan
Ku langkahkan kaki ini
Keluar dari rumah
Walau berat hati ini untkuk melangkah
Meninggalkan Rumah
Aku pergi hanya ingin tau arti hidup ini
Melangkah dan terus melangkah tanpa henti
Karena perjalanan ini masih teramat jauh tak mungkin aku berhenti
Dua hari dua malam ku lalui …
Kini aku telah sampai ke kota sebrang
Mengadu nasib jadi seorang Karyawan dan ketua umum perwakilan karyawan
Ayah ibu do’akan anakmu
Akan ku tabahkan hatiku menjalani semua ini
Bukan cobaan atau pun ujian Tuhan
Hanya tuntutan seorang anak rantau yg bekerja keras
Demi kelangsungan hidup masa depan
Kini ku iklaskan semuanya
Masa masaindah kebersamaan seharusnya ku lalui dengan senyuman
Cinta yang seharusnya ku miliki
Dan sahabat sahabat yang seharusnya ada di sisihku
Kini semuanya tak penah ku rasakan dan tak ku miliki
Aku tak menyesal dengan semua ini
Karena ini pilihanku yang harus aku jalani dengan senyuman
Merantau untuk kesekian kalinya.
Keluar dari rumah
Walau berat hati ini untkuk melangkah
Meninggalkan Rumah
Aku pergi hanya ingin tau arti hidup ini
Melangkah dan terus melangkah tanpa henti
Karena perjalanan ini masih teramat jauh tak mungkin aku berhenti
Dua hari dua malam ku lalui …
Kini aku telah sampai ke kota sebrang
Mengadu nasib jadi seorang Karyawan dan ketua umum perwakilan karyawan
Ayah ibu do’akan anakmu
Akan ku tabahkan hatiku menjalani semua ini
Bukan cobaan atau pun ujian Tuhan
Hanya tuntutan seorang anak rantau yg bekerja keras
Demi kelangsungan hidup masa depan
Kini ku iklaskan semuanya
Masa masaindah kebersamaan seharusnya ku lalui dengan senyuman
Cinta yang seharusnya ku miliki
Dan sahabat sahabat yang seharusnya ada di sisihku
Kini semuanya tak penah ku rasakan dan tak ku miliki
Aku tak menyesal dengan semua ini
Karena ini pilihanku yang harus aku jalani dengan senyuman
Merantau untuk kesekian kalinya.
My history
11 April 2011,,, dimulai aku bekerja diperusahaan yang berada di luar kota dari tempat aku tinggal, aku hanya bekerja sebagai karyawan biasa dengan jabatan yang paling rendah diperusahaan itu yaitu ada dilevel Operator.. tidak banyak yang tau latar belakang pendidikan ku sebelumnya..
Aku adalah Mahasiswa semester Akhir yg dulunya waktu kuliah merupakan salah satu aktivis di kampus.. Aku pernah kuliah di Universitas Muhammadiyah Pontianak.. meskipun aku tidak memiliki Ijasah S1 tapi aku belajar sudah pada semester akhir.
Aku menikah pada tahun 2005 dengan seoerang gadis yang dulunya aku anggap polos,, yang dulunya aku beranggap bahwa ulat akan menjadi kupu-kupu tapi aku salah besar,, dan pada akhirnya aku resmi bercerai pada Oktober 2013,,, dalam waktu usia 8 Tahun pernikahan kami, kami dianugrahi seorang putri yang cantik.... dan aku sangat menyaynginya. dan hanya dialah salah satu tujuan aku bertahan bekerja dalam perantauan.
Didalam lingkungan pekerjaan memang aku yang paling menonjol karena latar belakang pendidikan aku yang cukup tinggi,, yang tanpa ada yang mengetahui,,, dan karena aku berbasic aktivis,, aku selalu menyuarakan sesuatu yang aku anggap benar pada pihak perusahaan dan aku selalu dianggap pihak yang mewakili para pekerja yang ada di pabrik.
Karena kepercayaan kawan2 dan kemampuan aku untuk mengarahkankan pekerjaan yang baik terhadap karyawan yang lain pada 2 tahun berikutnya aku diangkat menjadi Mandor yang merupakan kepala Regu dari satu bagian... tidak berselang lama aku menjadi Mandor hanya sekitar 8 bulan karena pergerakan dan kinerja serta kemampuan aku cukup baik dalam melakukan pekerjaan,,, akhirnya Manajemen melihat itu,, sehingga aku ditawarkan untuk masuk kemanajemen bekerja di kantor.....
Untuk masalah pendapatan dilapangan jauh lebih besar dari pada di Kantor,, tapi aku putuskan untuk memilih bekerja di kantor sesuai dg latar belakang pendidikan dan keahlian yang kumiliki... dan hanya di kantorlah aku pikir bisa melakukan banyak hal karena memiliki alat kerja dan akses yang memadai... dan dikantor jugalah aku bisa menjalankan kegiatan2 sosial yang ingin aku kembangkan di perusahaan...
Karena keinginan aku begitu kuat untuk melakukan kegiatan sosial dan selalu ingin mendorong melakukan perbaikan tentang tingkat kesejahteraan karyawan,, akhirnya kami (aku dan karyawan produksi) ingin membentuk suatu organisasi yang berbadan Hukum di perusahaan sebagai penyaluran aspirasi karyawan yang selama ini terhalang... sehingga timbulah keinginan untuk membentuk SPSI,, yang sebelunnya itu belum pernah ada.... bersyukur itu disetujui pihak Manajemen.
Pada waktu akan melakukan pemilihan di bentuklah semacam panitia pelaksana pemilihan.. dan aku juga merupakan salah satu calon dari kandidat ketua Umum,, dari tiga Departemen yang memberikan perwakilan.
Sampailah pada waktu pemilihan ketua Umum,, sungguh tidak disangka aku terpilih sebagai Ketua Umum.. entah ini kebetulan atau apa.... tapi aku mengartikannya tidak ada yang kebetulan dan ini adalah amanah yang harus dikerjakan dengan baik....
Sejak saat itu aku bertekat meskipun aku tidak selalu menang untuk membela hak karyawan tapi aku akan melakukan dan mengatakan yang benar tentang apa yang tetrjadi dilingkungan Perusahaan.
Sampai sekarang aku mengemban amanah aspirasi karyawan di perusahaan dan mengurus Dokumen ISO (Prosedur Perusahaan) dalam pekerjaan sehari2 di kantor.....!!
'Beranilah untuk menjadi benar walaupun sendirian..
'dan meskipun aku membela orang yang salah tapi aku mengatakan hal yang benar...!!
Terima Kasih.
Langganan:
Postingan (Atom)


